Senin, 03 Oktober 2016

Pengertian Motor Bakar dan Cara Kerjanya

Pengertian Motor Bakar

Motor Bakar adalah motor yang prinsip kerjanya mengubah energy kimia menjadi energy panas lalu di ubah menjadi ernergi mekanik atau gerak. Motor bakar masih menjadi pilihan utama sebagai alat penggerak. Oleh karena itu, manusia berusaha menciptakan motor bakar yang dapat menghasilkan kemampuan tinggi. Adanya torsi dan daya menjadi penanda kemampuan tinggi mesin yang tinggi tetapi kebutuhan akan bahan bakarnya yang rendah.

Motor Bakar Ditinjau Dari Prinsip Perolehan Energi Kalor

Ditinjau dari prinsip perolehan energi kalor, motor bakar dibagi menjadi dua yaitu :
a. Motor pembakaran dalam (Internal Combustion Engine)
Di dalam sebuah motor bakar ada tenaga panas yang di ubah menjadi tenaga mekanik, hal ini merupakan sebuah proses pembakaran dalam sebuah mesin, yang ada zat arang dan zat cair bercampur dengan zat asam dalam udara, saat pembakaran berlangsung maka diperlukan :
- Sebuah motor di dalamnya dimasukan bahan bakar dan udara
- Bahan bakar dipanaskan sampai suhu menyala
Dalam pembakaran ini hasil yang diapat ialah tekanan yang selanjutnya menghasilkan tenaga mekanik. Sebuah contoh pembakaran dalam digunakan pada tenaga yang rendah atau powernya yang rendah. Semisal motor bensin dan motor diesel.
b. Motor pembakaran luar (External Combustion Engine).
     Motor pembakaran luar adalah pembakaran yang terjadi di luar silinder, biasanya di gunakan untuk power atau tenaga yang tinggi. Contoh ketel uap, mesin uap, dan lain – lain. Ketika mesin dan turbin uap, di ruang pembakaran tersendiri bahan bakar dibakar di ruang tersebut agar menghasilkan uap. Sehingga uap air lah yang menggerakan mesin bukan gas yang terbakar. Yang dipergunakan pada saat membuat uap air ialah batu bara atau kayu yang pembakaranya di lakukan terus – menerus. Uap di panasi dengan perantara dinding ruang pembakaran.
Mesin uap dan turbin di gunakan sebagai penggerak mula untuk ukuran besar, seperti kapal, lokomotif, dan power plant. Tidak bagus untuk penggerak generator serbaguna, seperti motor, mobil, daln lain – lain. Jadi pembakaran luar mesin, terjadi di luar system yaitu dari energy potensial uap di ubah menjadi energy kinetic di ubah lagi menjadi energy mekanis yang berupa putaran.

Baca juga :

  1. CARA MERAWAT DAN MENJAGA PERFORMA MESIN DIESEL
  2. TIPS CARA MERAWAT TRANSMISI MANUAL MOBIL
  3. SISTEM PEMINDAH TENAGA PADA MOBIL


Motor Bakar Dari Prinsip Perolehan Energi Kalor

Ditinjau dari prinsip kerjanya, Motor Bakar  dibagi menjadi dua macam, yaitu:
Motor 2 tak ( 2 Langkah )
Motor 2 tak (2 langkah) ada 2 yaitu untuk motor bensin dan diesel. Prinsip kerjan dari dua motor tersebut hampir sama, yakni sama sama melalui 2 langkah yaitu  langkah kompresi dan langkah usaha. Saat melakuan usahanya diperlukan satu kali putaran poros engkol untuk dua kali langkah torak.

Langkah yang pertama, yaitu langkah kompresi. Torak bergerak ke atas, campuran minyak bahan bakar dan udara dikompresikan dan dibakar dengan bunga api listrik apabila torak mencapai titik mati atas (TMA). Kevakuman yang terjadi di dalam lemari engkol akan timbul dan campuran minyak bakar maka udara akan masuk.

Langkah yang kedua, yaitu langkah usaha. Torak didorong kebawah oleh sebuah tekanan dari pembakaran, campuran minyak bakar, udara di dalam lemari engkol di kompresikan bila torak menutup lubang pemasukan.
Mesin 2 Langkah

Motor 4 Tak (4 Langkah)
Motor 4 tak (4 langkah) dibedakan menjadi 2 yaitu untuk motor bensin dan diesel. Prinsip kerja dari masing masing hampir sama, yaitu sama sama melalui 4 langkah yakni langkah pemasukan, kompresi, usaha dan langkah pembuangan.
Dalam melakukan usahanya memerlukan dua kali putaran poros engkol untuk 4 kali langkah torak.

Langkah pertama yaitu langkah pemasukan, torak bergerak ke bawah, katup masuk membuka, katup buang tertutup, terjadilah kevacuman pada waktu torak bergerak ke bawah, campuran bahan bakar udara mengalir ke dalam silinder melalui lubang katup masuk, campuran bahan bakar udara datang dari karbuarator. 

Kemudian, apabila torak berada di titik mati bawah, katup masuk tertutup dan torak bergerak ke atas, katup buang tertutup waktu torak bergerak ke atas. Campuran bahan bakar udara dikompresikan dan bilamana torak telah mencapai titik mati atas campuran dikompresikan sekitar seperdelapan isinya (langkah kompresi). 

Bilamana torak telah mencapai titik mati atas campuran minyak bakar udara dibakar dengan bunga api (dari busi), sehingga mengakibatkan tekanan naik hingga mencapai 30-40 kg/cm2dan torak didorong ke bawah (langkah usaha). 

Untuk selanjutnya,yaitu langkah pembuangan, dimana, gas bekas dikeluarkan dari dalam silinder, pembuangan gas berlangsung selama langkah buang (torak bergerak ke atas dan katup buang terbuka).

Motor Bakar Dari Bahan Bakar Yang Digunakan

Motor Bakar ditinjau dari bahan bakar yang digunakan, dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

  • Motor bakar bensin

Adalah motor bakar yang bahan bakarnya menggunakan bensin, paraffin atau gas ( bahan bakar yang mudah terbakar dan menguap).

Campuran udara dan bahan bakar masuk ke dalam silinder dan dikompresikan oleh torak pada tekanan sekitar 8-15 kg/cm2. Bahan bakar dinyalakn oleh loncatan bunga api listrik sebuah busi dan terbakar sangat cepat di dalam udara kompresi tersebut. Kecepatan pembakaranya melalui campuran bahan bakar udara yang biasanya 10 – 25 m/s. Suhu udara naik sampai 2000°–2500° dan tekanan mencapai sekitar 30–40 kg/m2.

  • Motor bakar solar (diesel)

Adalah motor bakar yang bahan bakarnya menggunakan bahan bakar yang lebih berat yaitu minyak diesel ( solar). Proses pembakaran motor diesel berbeda dengan proses motor bensin, pada motor diesel diawali dengan udara bersih yang masuk melalui langkah hisap, lalu bahan bakar di masukan pada silinder setelah udara dulu dimampatkan oleh piston. Setelah itu bahan bakar solar yang sudah berbentuk kabut diinjeksikan oleh injector pada ruang silinder. Karena kabut bahan bakar mudah terbakar, maka pada ruang bakar terjadi pembakaran (dan dikompresikan oleh torak, tekanan naik hingga 30-50 kg/cm2, suhu udara naik hingga 700°-900o C, suhu udara kompresi terletak di atas suhu udara penyala bahan bakar. Bahan bakar disemprotkan ke dalam udara kompresi yang panas kemudian terbakar, tekanan naik sehingga mencapai 70-90 kg/cm2. Dan perlu diperhatikan bahwa dalam motor bakar diesel tidak menggunakan busi sebagai penyala bunga api.

Demikian artikel tentang Pengertian Motor Bakar dan Cara Kerjanya semoga bermanfaat!


0 komentar

Posting Komentar