Sabtu, 15 Oktober 2016

Cara Merawat Dan Menjaga Performen Mesin Diesel

MERAWAT DAN MENJAGA PERFORMA MESIN

Secara umum sudah banyak yang mengetahui betapa tangguhnya mesin diesel sejak lama sudah teruji. Hali ini dapat dilihat dari pengguna mesin diesel yang banyak untuk keperluan menangani beban berat seperti halnya kereta, bus kota, truk, dan juga pabrik, dikarenakan mesin diesel ini mempunyai karakter yang ketahananya dibuat untuk dalam jangka waktu yang lama dengan efisiensi tinggi serta perawatan yang lebih mudah.

Baca juga : Pengertian Dan Cara Menggunakan Micrometer Skrup

Tips Cara Merawat Mobil Mesin Diesel

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk merawat mesin diesel agar tetap terjaga efisiensi dan performanya untuk jangka waktu yang lama :
1. Pemanasan Mesin, langkah awal sebelum beraktivitas mesin perlu di panaskan. Tujuannya adalah mesin mencapai temperature yang optimal, dan juga proses ini untuk melindungi komponen mesin yang bergesekan dengan terjadinya pelumasan secara merata.
2. Gunakan solar berkualitas baik, pilihlah solar yang baik dengan kadar sulfurnya yang rendah, terutama bagi mesin diesel yang menggunakan teknologi Common Rail Direct Injection. Bila menggunakan solar yang kadar sulfurnya tinggi bisa menyebabkan pemampatan pada saluran Valve Common Rail, yang akibatnya mesin dapat tersendat sendat dan sulit dihidupkan. Untuk mesin diesel yang menggunkan Turborcharger, disarankan menunggu waktu sekitar 3 menit sebelum mematikannya agar usia komponen tersebut lebih panjang. Untuk itu hindari mematikan mesin secara instant.
3. Bersihkan saringan udara, sebagai paru parunya mesin kendaraan, saringan juga perlu dibersihkan dan diganti secara teratur. Bila dibiarkan, debu dan kotoran yang masuk ke dalam ruang pembakaran mesin akan mempercepat keausan komponen yang bergesekan.
4. Mengganti oli dan saringan oli secara teratur, bila telah rutin mengganti oli secara rutin setelah 10.000 km juga disarankan mengganti saringan oli. Saringan oli berfungsi untuk menyaring kotoran pada pelumas. Menggantinya perlu dilakukan setiap 15.000 km.

Mesin Diesel
Dengan melakukan perawatan rutin terhadap mesin diesel seperti diatas, maka diharapkan performa mesin diesel mobil Anda akan tetap terjaga dengan optimal dan Anda dapat terhindar dari membengkaknya biaya perbaikan di kemudian hari dan juga berkendara dengan nyaman. Semoga bermanfaat.
Bila telah melakukan perawatan secara rutin terhadap mesin diesel seperti di atas, harapannya performa mesin diesel mobil akan tetap terjaga dengan optimal, dan dapat terhindar dari membengkaknya biaya di perbaikan di kemudian hari dan dapat berkendara dengan nyaman.
Demikian Cara Merawat Dan Menjaga Perorma Mesin Diesel semoga bermanfaat.

0 komentar

Posting Komentar